Dimasa pandemi seprti sekarang ini, terlihat jelas banyak hal yang terkena dampaknya. Kehidupan dan aktivitas menjadi tidak normal, banyak batasan-batasan yang harus kita taati demi kepentingan bersama. Tentunya hal ini juga akan mengorbankan kepentingan pribadi atau keluarga. Kepentingan atau aktivitas untuk mencari nafkah untuk keluarga juga terganggu, karena bagi yang bekerja serabutan yang memerlukan mobilitas tinggi akan berkurang intensitasnya. Sehingga otomatis berkurang pemasukan untuk menyokong ekonomi keluarga.
Belum lagi bagi tulang punggung perekonomian keluarga yang terdampak dari pemutusan hubungan kerja yang disebabkan perusahaan berkurang produksi atau sudah berkurang proyek yang dihandle. Tentunya masalah-masalah ekonomi sementara kebutuhan untuk hidup masih tetap seperti biasa. Kebutuhan pemakaian listrik misalnya, tagihan yang masih besar yang harus kita bayarkan, namun jika kemampuan bayar belum bisa, maka penting untuk mencari solusi dengan mendatangi kantor PLN dengan agenda berikut :
1. Menghadap ke kantor PLN dimana merupakan area pelanggan, ke bagian tagihan atau permasalahan tunggakan.
2. Meminta revisi tagihan sebesar angka yang mampu dibayarkan. Dengan memohon karena alasan seperti diuraikan diatas.
3. Jika disetujui, maka hari itu juga jumlah tagihan akan direvisi pihak PLN secara online realtime, dan anda bisa membayar sesuai dengan jumlah tagihan baru hasil revisi melalui ATM, Indomart, ALfamart, dll.
Cukup mudah sebenarnya, setiap permasalahan yang melibatkan kedua belah pihak harus didiskusikan terlebih dahulu, sehingga ketemu jalan tengahnya.
Demikian tulisan ini saya buat atas pengalaman pribadi saat tagihan listrik PLN saya masih seperti sebelum-sebelumnya berkisar di angka 1,9jt padahal saat itu saya sudah tidak ada pekerjaan/proyek yang berjalan. Sehingga setelah datang ke kantor PLN menemukan solusi untuk merevisi tagihan.
Terimakasih semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar